Guide

Mengenal CommScope AMP: Sejarah dan Jenis Produknya

Tim KUM 6 menit baca Guide

Mengenal CommScope AMP: Sejarah dan Jenis Produknya

CommScope adalah merek infrastruktur kabel untuk gedung, kampus, dan data center; lini kabelnya mencakup SYSTIMAX, NETCONNECT (dulu bernama AMP NETCONNECT), Propel, dan imVision. Sejak 12 Januari 2026 bisnis kabel dan konektivitas CommScope dimiliki Amphenol dan berjalan dengan nama “CommScope, an Amphenol company”. Di bawah ini: asal sebutan “AMP”, perubahan kepemilikan terbaru, dan jenis produk yang perlu dikenali sebelum membeli.

Kenapa orang masih menyebut “CommScope AMP”?

Di Indonesia banyak teknisi dan tim pengadaan masih menulis “kabel AMP” atau “AMP CommScope”. Sebutan itu berasal dari lini AMP NETCONNECT, yang dulu berada di bawah TE Connectivity. Pada 28 Agustus 2015 CommScope menyelesaikan akuisisi bisnis Telecom, Enterprise, dan Wireless milik TE Connectivity (Broadband Network Solutions), dan lini tersebut ikut pindah.

CommScope kemudian menyederhanakan namanya menjadi NETCONNECT. CommScope sendiri menulis bahwa NETCONNECT “formerly known as AMP NETCONNECT” dan tetap menawarkan portofolio lengkap structured cabling tembaga dan fiber. Beberapa dokumen produk lama masih memakai nama AMP NETCONNECT, jadi wajar bila kedua nama itu masih muncul di spesifikasi tender.

Catatan: Bila dokumen tender menulis “AMP”, biasanya yang dimaksud adalah lini NETCONNECT dari CommScope. Pastikan dengan konsultan atau pemilik proyek apakah spesifikasinya mengarah ke NETCONNECT atau ke SYSTIMAX, karena keduanya lini yang berbeda.

Perubahan kepemilikan CommScope 2024–2026

Dalam tiga tahun terakhir CommScope melepas hampir semua unit bisnisnya secara bertahap. Urutannya:

  • Januari 2024: bisnis Home Networks dijual ke Vantiva (selesai 9 Januari 2024).
  • Februari 2025: bisnis Outdoor Wireless Networks (OWN) dan Distributed Antenna Systems (DAS) diambil alih Amphenol dan sekarang bernama Andrew, an Amphenol company.
  • Januari 2026: Amphenol menyelesaikan akuisisi segmen Connectivity and Cable Solutions (CCS) pada 12 Januari 2026. Segmen ini berisi lini kabel dan konektivitas, termasuk SYSTIMAX, NETCONNECT, dan Propel. Unit ini masuk segmen Communications Solutions di Amphenol dan tetap memakai nama CommScope.
  • Januari 2026: perusahaan induk yang lama berganti nama menjadi Vistance Networks, berisi RUCKUS Networks dan Aurora Networks.
  • Juli 2026: Belden menyelesaikan pembelian RUCKUS Networks dari Vistance Networks pada 1 Juli 2026.
Linimasa CommScope dari SYSTIMAX 1985, akuisisi AMP NETCONNECT 2015, hingga lini kabel dibeli Amphenol pada 2026
Linimasa singkat: lini kabel enterprise CommScope kini berada di bawah Amphenol.

Bagi pembeli, hal yang paling relevan: produk kabel yang Anda kenal (SYSTIMAX, NETCONNECT, Propel, imVision) masih dijual dengan merek CommScope. Situs commscope.com sekarang mencantumkan “CommScope Technologies LLC, an Amphenol company”. Access point dan switch RUCKUS bukan lagi bagian dari CommScope, jadi jangan menggabungkan keduanya dalam satu anggapan “produk CommScope”.

Jenis produk CommScope untuk jaringan perusahaan

Portofolio CommScope untuk enterprise bisa dibagi menjadi tiga kelompok besar: structured cabling untuk gedung dan kampus, fiber untuk data center, dan manajemen infrastruktur (network intelligence).

Peta lini produk CommScope: SYSTIMAX dan NETCONNECT, fiber data center Propel, serta imVision dan VisiPORT
Tiga kelompok produk CommScope yang paling sering dipakai di proyek perusahaan.

1. Structured cabling: SYSTIMAX dan NETCONNECT

SYSTIMAX adalah lini flagship CommScope yang dikembangkan sejak 1985. Kabel tembaganya dikenal dengan keluarga GigaSPEED: GigaSPEED XL (Cat 6), GigaSPEED XL5 (Cat 6 dengan dukungan hingga 5G), GigaSPEED X10D (Cat 6A), dan GigaSHIELD X10D untuk versi berpelindung. Untuk fiber, SYSTIMAX memiliki LazrSPEED (OM4 dan OM5) dan TeraSPEED.

NETCONNECT menyediakan kabel, jack modular SL-Series, patch panel RJ45, dan patch cord untuk Cat 5e, Cat 6, dan Cat 6A, ditambah panel fiber dan patch cord fiber. CommScope menyatakan komponen NETCONNECT memenuhi atau melampaui spesifikasi komponen ANSI/TIA-568, ISO/IEC 11801, dan CENELEC EN 50173. Selain dua lini itu, CommScope juga masih mencantumkan UNIPRISE di portofolio gedung dan kampus.

2. Fiber data center: Propel

Propel adalah platform fiber berkepadatan tinggi dengan desain modular. Propel mendukung konektivitas ultra-low loss 8, 12, 16, dan 24 fiber dengan adapter MPO, LC, dan SN, dan dirancang untuk migrasi ke aplikasi 400G dan 800G. Di data center, Propel biasanya dipasang bersama trunk MPO dan sistem jalur kabel FiberGuide.

3. Network intelligence: imVision dan VisiPORT

imVision adalah sistem automated infrastructure management (AIM). Komponennya terdiri dari controller unit, software network controller, dan panel iPatch-ready atau iPatch-enabled yang bisa mendeteksi koneksi patch cord. Hasilnya, dokumentasi port dan perubahan patching bisa dilacak dari software, bukan dari spreadsheet manual. VisiPORT berada di kategori network intelligence yang sama, sedangkan SYSTIMAX CableGuide 360 dipakai untuk merapikan kabel di rak.

SYSTIMAX atau NETCONNECT, pilih yang mana?

Keduanya lini structured cabling dari CommScope, tetapi posisinya berbeda. Ringkasnya ada di tabel dan diagram di bawah.

AspekSYSTIMAXNETCONNECT
PosisiLini flagship, sejak 1985Lini enterprise, dulu AMP NETCONNECT
TembagaGigaSPEED XL, XL5, X10D, GigaSHIELD X10DCat 5e, Cat 6, Cat 6A; jack SL-Series
FiberLazrSPEED, TeraSPEED, PropelPanel dan patch cord fiber, multimode dan singlemode
GaransiSYSTIMAX Assurance (25-Year Extended Warranty, Application Assurance)Mengikuti dokumen garansi CommScope; cek syarat proyek
Cocok untukGedung jangka panjang, kampus, backbone, data centerKantor dan gedung dengan kebutuhan standar
Perbandingan SYSTIMAX dan NETCONNECT: posisi, kabel tembaga, fiber, garansi, dan jenis proyek yang cocok
SYSTIMAX untuk proyek jangka panjang; NETCONNECT untuk kebutuhan kantor standar.

SYSTIMAX

Pilih bila gedung akan dipakai belasan tahun, banyak access point Wi-Fi dengan PoE tinggi, atau pemilik proyek mensyaratkan garansi sistem jangka panjang.

Cocok untuk: gedung baru, kampus, rumah sakit, data center

NETCONNECT

Pilih bila kebutuhan utamanya kabel horizontal ke meja dan perangkat kantor dengan standar kategori yang jelas dan anggaran yang perlu dijaga.

Cocok untuk: kantor, renovasi lantai, cabang

Soal garansi 25 tahun

CommScope menerbitkan dokumen “Network Infrastructure System 25 Year Extended Product and Application Warranty”. Untuk SYSTIMAX, garansi ini dikemas dalam program SYSTIMAX Assurance, yang mencakup 25-Year Extended Warranty, Application Assurance, dan survei lokasi instalasi. Garansi sistem seperti ini umumnya berlaku untuk instalasi yang memenuhi syarat program, bukan untuk pembelian kabel per roll saja.

Tips sebelum tender:

  • Tentukan dari awal apakah proyek butuh garansi sistem 25 tahun atau cukup garansi produk.
  • Tulis lini dan kategori dengan jelas, misalnya “SYSTIMAX GigaSPEED X10D Cat 6A”, bukan sekadar “kabel AMP Cat 6”.
  • Minta hasil uji (test report) per link sebagai bagian serah terima.
  • Untuk Wi-Fi 6/7 dan PoE daya tinggi, pertimbangkan Cat 6A sejak awal.

Langkah memilih produk CommScope

  1. Petakan area. Pisahkan kebutuhan horizontal (meja, AP, CCTV), backbone antarlantai, dan data center.
  2. Tentukan kategori. Cat 6 untuk kebutuhan kantor umum, Cat 6A untuk AP generasi baru dan jangka panjang, fiber untuk backbone.
  3. Pilih lini. SYSTIMAX atau NETCONNECT sesuai umur pakai, performa, dan syarat garansi.
  4. Rencanakan dokumentasi. Bila port sangat banyak atau sering berubah, pertimbangkan imVision dengan panel iPatch.

Untuk desain rak, jalur kabel, dan backbone fiber, tim KUM dapat membantu lewat layanan Data Center & Network Design dan FO Infrastructure.

Kesimpulan

“AMP” pada CommScope merujuk ke lini AMP NETCONNECT yang kini bernama NETCONNECT. Sejak Januari 2026 lini kabel CommScope, termasuk SYSTIMAX, NETCONNECT, dan Propel, berada di bawah Amphenol dengan merek CommScope yang tetap dipakai. Pilih SYSTIMAX untuk proyek jangka panjang dengan garansi sistem, NETCONNECT untuk kebutuhan kantor standar, Propel untuk fiber data center, dan imVision bila dokumentasi patching perlu otomatis.

FAQ

Apakah AMP dan CommScope sama?

AMP NETCONNECT adalah nama lama lini NETCONNECT. Lini ini masuk ke CommScope saat CommScope membeli bisnis enterprise TE Connectivity pada 2015, sehingga produk “AMP” yang dijual sekarang adalah NETCONNECT dari CommScope.

Siapa pemilik CommScope sekarang?

Bisnis kabel dan konektivitas CommScope (CCS) dimiliki Amphenol sejak 12 Januari 2026 dan beroperasi sebagai “CommScope, an Amphenol company”. Perusahaan induk yang lama berganti nama menjadi Vistance Networks.

Apakah RUCKUS masih bagian dari CommScope?

Tidak. RUCKUS Networks ikut ke Vistance Networks pada Januari 2026, lalu dibeli Belden pada 1 Juli 2026.

Apa beda SYSTIMAX dan NETCONNECT?

SYSTIMAX adalah lini flagship dengan keluarga GigaSPEED dan program SYSTIMAX Assurance. NETCONNECT adalah lini structured cabling enterprise untuk Cat 5e, Cat 6, Cat 6A, dan fiber, yang biasa dipakai untuk kebutuhan kantor standar.

Apakah kabel CommScope bergaransi 25 tahun?

CommScope memiliki garansi sistem 25 tahun untuk produk dan aplikasi, yang untuk SYSTIMAX dikemas dalam SYSTIMAX Assurance. Garansi ini terikat pada syarat instalasi, jadi pastikan sejak tahap perencanaan proyek.

Tertarik dengan CommScope AMP? PT Kreasi Utama Mandiri adalah partner CommScope AMP di Indonesia.
Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan informasi produk, konsultasi teknis, dan penawaran harga terbaik.

Butuh solusi IT?

Konsultasikan kebutuhan IT Anda bersama tim KUM

Dapatkan penawaran untuk lisensi software, perangkat hardware, hingga instalasi infrastruktur.