
Cisco adalah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (nama lengkapnya Cisco Systems, Inc.) yang berdiri pada 1984 dan dikenal sebagai pembuat perangkat jaringan seperti switch, router, dan access point. Saat ini portofolionya juga mencakup keamanan siber, kolaborasi (Webex), observability (Splunk dan ThousandEyes), serta server dan infrastruktur data center. Di Indonesia, produk Cisco dibeli perusahaan melalui partner Cisco, bukan langsung dari Cisco.
Artikel ini merangkum profil perusahaan Cisco, lini produknya, cara membeli di Indonesia, dan sertifikasi Cisco. Pilih tab sesuai yang Anda cari.
Profil Cisco
Cisco memulai usahanya pada 1984 dengan ide sederhana: menghubungkan dua jaringan komputer yang berbeda agar bisa saling bertukar data. Dari ide itu Cisco tumbuh menjadi pemasok infrastruktur TI dengan portofolio yang mencakup jaringan, keamanan, kolaborasi, observability, dan data center. Sejarahnya paling mudah dipahami per era, karena setiap era menambahkan satu kelompok produk yang masih dijual sampai sekarang.
Era router dan internet awal (1984–1994)
Produk routing pertama Cisco adalah router multiprotokol AGS (1986), yang membuat jaringan dengan protokol berbeda bisa saling berkomunikasi. Cisco mencatat Border Gateway Protocol (BGP) pada 1989 sebagai salah satu tonggaknya; BGP adalah protokol routing yang dipakai internet global sampai hari ini. Setelah itu hadir platform router Cisco 3000 (1992) dan router seri 2500 (1993).
Era switching, keamanan, dan suara (1995–2005)
Pada Maret 1995 Cisco memperkenalkan switch Catalyst 5000, awal dari merek Catalyst yang kini menjadi nama utama switch kampus Cisco. Setahun kemudian Cisco merilis perangkat keamanan PIX Security Appliance. Pada 1997 Cisco merilis produk IP telephony pertamanya, dan pada November 1999 Cisco mengakuisisi Aironet Wireless Communications; nama Aironet kemudian dipakai untuk access point Cisco, misalnya Aironet 1100 (2002). Pada 2004 Cisco mengumumkan Integrated Services Routers (seri 1800, 2800, dan 3800) untuk kantor cabang.
Era kolaborasi dan data center (2006–2011)
TelePresence diumumkan pada 2006, lalu Webex bergabung dengan Cisco pada 2007. Pada Maret 2009 Cisco masuk ke pasar server dengan Unified Computing System (UCS), dan pada tahun yang sama meluncurkan switch data center Nexus 5010. Sejak itu portofolio Cisco mencakup komputasi untuk data center, bukan hanya jaringan.
Era cloud dan software (2012–2020)
Akuisisi Meraki selesai pada Desember 2012 dan membawa model jaringan yang dikelola dari cloud. Keluarga switch Catalyst 9000 hadir pada Juni 2017, Duo Security diakuisisi pada 2018 untuk autentikasi multifaktor, Cisco Silicon One (chip jaringan buatan Cisco) diluncurkan pada Desember 2019, dan ThousandEyes bergabung pada Agustus 2020.
Era AI, keamanan, dan observability (2024–sekarang)
Akuisisi Splunk selesai pada 18 Maret 2024 dan memperkuat bisnis keamanan serta observability. Pada 2024 Cisco juga memperkenalkan Hypershield, arsitektur keamanan baru, disusul Cisco AI Defense pada Januari 2025 untuk melindungi pengembangan dan penggunaan aplikasi AI.

Cara Cisco melaporkan bisnisnya
Tahun fiskal Cisco berakhir di akhir Juli; tahun fiskal 2026 berakhir pada 25 Juli 2026. Dalam laporan keuangannya, pendapatan dibagi menjadi produk dan layanan (services). Pendapatan produk dirinci per kategori: Networking, Security, Collaboration, dan Observability. Secara geografis, Cisco melaporkan tiga wilayah: Americas, EMEA, dan APJC (Asia Pasifik, Jepang, dan Tiongkok), tempat Indonesia berada.
| Bagian laporan | Pertumbuhan FY2026 | Isi utamanya |
|---|---|---|
| Total pendapatan | naik 12% | Produk naik 16%, layanan stabil (flat) |
| Networking | naik 22% | Switch, router, wireless, infrastruktur AI dan data center |
| Security | naik 2% | Firewall, Duo, Secure Access, Splunk Enterprise Security |
| Collaboration | naik 4% | Webex dan perangkat kolaborasi |
| Observability | naik 4% | Splunk Observability, ThousandEyes |
| Wilayah APJC | naik 9% | Americas dan EMEA masing-masing naik 12% |
Fokus Cisco saat ini
Cisco menggambarkan dirinya sebagai penyedia infrastruktur penting untuk organisasi di era AI. Angka FY2026 menunjukkan arah itu: Networking menjadi kategori terbesar dan tumbuh paling cepat, didorong permintaan infrastruktur AI dari hyperscaler dan switching data center. Pada kuartal keempat FY2026, pesanan produk total naik 35% dibanding tahun sebelumnya, dan pesanan produk Networking naik 40%, kuartal kedelapan berturut-turut dengan pertumbuhan dua digit. Untuk pelanggan perusahaan, dampaknya terasa pada generasi produk baru: switch Smart Switches, access point Wi-Fi 7, router Cisco 8000 Series Secure Routers, dan fitur keamanan yang makin menyatu dengan jaringan.
Posisi Cisco di antara vendor jaringan lain
Ciri khas Cisco adalah cakupan portofolio yang luas dalam satu merek, dua model pengelolaan (cloud lewat Meraki Dashboard dan on-premise lewat Catalyst Center), serta ekosistem sertifikasi yang besar sehingga engineer berpengalaman relatif mudah dicari. Vendor lain punya kekuatan masing-masing: Huawei menawarkan portofolio kampus, Wi-Fi, dan router yang lengkap; HPE Aruba Networking kuat di wireless dan pengelolaan lewat HPE Aruba Networking Central; Fortinet berangkat dari firewall FortiGate dan kuat di keamanan jaringan; Ruijie menyasar bisnis kecil dan menengah lewat sub-merek Reyee yang dikelola dari cloud. Pilihan terbaik bergantung pada skala jaringan, kemampuan tim TI, standar yang sudah dipakai, dan anggaran jangka panjang. KUM menangani kelima merek ini, jadi perbandingan bisa dibuat untuk kebutuhan yang sama.
Catatan: “Cisco” dan “Cisco Systems” merujuk ke perusahaan yang sama. Meraki, Webex, Duo, ThousandEyes, dan Splunk adalah merek milik Cisco, jadi produknya juga dibeli lewat jalur partner Cisco.
Lini Produk
Di cisco.com, produk Cisco dikelompokkan menjadi networking, security, collaboration, observability, dan compute. Untuk kebanyakan kantor di Indonesia, yang paling sering dibeli adalah switch, access point, router atau SD-WAN, dan firewall. Berikut tiap keluarga produk: fungsinya, seri utamanya, dan siapa yang cocok memakainya.

Switching: Catalyst
Switch kampus dan kantor memakai merek Catalyst. Keluarga Catalyst 9000 dibagi per peran: 9200 untuk access, 9300 untuk access kampus yang bisa di-stack, 9400 untuk access modular, 9500 sebagai core fixed, dan 9600 sebagai core modular. Generasi terbarunya adalah Smart Switches: C9350 (access stackable), C9550 (core dan aggregation fixed), dan C9610 (core dan distribution modular). Untuk kantor kecil tersedia Catalyst 1200 dan 1300 yang bisa dikelola lewat web UI, Cisco Business Dashboard, atau aplikasi mobile; Catalyst 1300 bisa di-stack hingga delapan unit. Catalyst 9000 cocok untuk gedung kantor dan kampus dengan tim TI sendiri, sedangkan Catalyst 1200/1300 cocok untuk kantor kecil yang butuh switch managed dengan pengelolaan sederhana.
Wireless: Wi-Fi 7 dan Meraki MR
Access point Wi-Fi 7 Cisco memakai kode CW917x, misalnya CW9172I, CW9174I, CW9176I, dan CW9178I untuk indoor, serta CW9177 dan CW9179F untuk area luar ruang dan venue. Semua AP Wi-Fi 7 ini bisa dikelola dari Meraki Dashboard (cloud) atau secara on-premise dengan controller Catalyst 9800 dan Catalyst Center, dan modenya bisa diganti belakangan tanpa membeli perangkat atau lisensi baru. Beberapa AP Meraki MR lama (misalnya MR36, MR44, dan MR46) sudah diumumkan end-of-sale per 31 Desember 2026, jadi proyek baru umumnya memakai Wi-Fi 7.
Meraki: jaringan yang dikelola dari cloud
Meraki adalah lini Cisco yang seluruh perangkatnya dikelola dari satu Meraki Dashboard berbasis web: access point (MR dan CW), switch (MS dan Catalyst yang dikelola cloud), security dan SD-WAN appliance (MX), kamera pintar (MV), sensor lingkungan (MT), serta cellular gateway (MG). Konfigurasi, pemantauan, dan update firmware dilakukan dari dashboard yang sama. Meraki cocok untuk perusahaan dengan banyak cabang dan tim TI kecil, karena cabang baru bisa disiapkan dari pusat. Detailnya ada di halaman Cisco Meraki.
Routing dan SD-WAN
Router cabang dan kampus generasi terbaru adalah Cisco 8000 Series Secure Routers: seri 8100 untuk cabang kecil, 8200 untuk cabang menengah, 8300 untuk cabang besar, serta 8400 dan 8500 untuk kampus dan tepi data center. Catalyst 8000 Edge Platforms, Catalyst 8000V (software untuk cloud), dan router ringkas ISR 900 serta 1000 juga masih tersedia. Untuk menghubungkan banyak cabang ada dua pilihan SD-WAN: Cisco Catalyst SD-WAN untuk jaringan besar yang butuh kontrol rinci, dan Meraki SD-WAN di appliance MX untuk pengelolaan yang lebih sederhana dari cloud.
Security
Cisco Secure Firewall tersedia dalam seri 200, 1200, 3100, 4200, dan 6100, dari cabang kecil sampai data center. Cisco Duo menangani keamanan identitas dan autentikasi multifaktor (MFA), Cisco Secure Access adalah layanan security service edge (SSE) berbasis cloud untuk akses aman dari mana saja, dan Identity Services Engine (ISE) mengatur siapa dan perangkat apa yang boleh masuk ke jaringan. Di lapisan deteksi ada Cisco XDR dan Splunk Enterprise Security, sementara Hypershield dan AI Defense melengkapi untuk segmentasi dan aplikasi AI. Konsep di baliknya dibahas di artikel apa itu Zero Trust.
Collaboration: Webex
Webex Suite menggabungkan beberapa layanan dalam satu platform, antara lain meeting, cloud calling, messaging, webinar, events, dan whiteboarding, plus Cisco Unified Communications Manager (UCM) untuk telepon kantor on-premise. Untuk layanan pelanggan ada Webex Contact Center dan Webex AI Agent. Perangkatnya mencakup room device untuk ruang rapat, desk device, kamera, phone, dan headset; sebagian perangkat juga mendukung Microsoft Teams Rooms, Zoom Rooms, dan Google Meet.
Observability: Splunk dan ThousandEyes
Splunk Observability Cloud dan Splunk IT Service Intelligence memantau aplikasi dan infrastruktur, sedangkan Cisco ThousandEyes memantau jalur internet, WAN, dan layanan cloud dari sisi pengguna. Kombinasi ini membantu tim TI melihat apakah aplikasi lambat karena jaringan kantor, penyedia internet, atau aplikasi SaaS-nya.
Data center dan compute: Nexus dan UCS
Switch data center Cisco adalah keluarga Nexus 9000 (N9000), yang bisa menjalankan NX-OS, ACI, atau SONiC, dan dikelola lewat Nexus Dashboard secara on-premise; untuk model yang dikelola dari cloud, Cisco menawarkan Nexus Hyperfabric. Server Cisco memakai merek UCS, dengan UCS X-Series (modular) dan UCS C-Series (rack), dikelola lewat Cisco Intersight. Untuk AI, ada server GPU dan Cisco AI PODs (desain tervalidasi).

| Kelompok | Contoh produk Cisco | Dipakai untuk |
|---|---|---|
| Networking | Catalyst, Meraki, Cisco 8000 Secure Routers, Nexus 9000 | LAN kantor, Wi-Fi, koneksi antar-cabang, data center |
| Security | Secure Firewall, Duo, Secure Access, ISE, XDR | Firewall, MFA, akses remote, kontrol akses jaringan, deteksi ancaman |
| Collaboration | Webex Suite, perangkat kolaborasi | Meeting online, telepon kantor, ruang rapat |
| Observability | Splunk, ThousandEyes | Pemantauan aplikasi, log, dan jalur internet/cloud |
| Compute | UCS X-Series, UCS C-Series, Intersight | Server, virtualisasi, dan beban kerja AI di data center |
Tips: nama produk Cisco sering berubah karena rebranding (misalnya Cisco DNA Center kini bernama Catalyst Center, dan Umbrella DNS Security kini menjadi Secure Access – DNS Defense). Saat membandingkan penawaran, cocokkan part number, bukan hanya nama produk.
Cisco di Indonesia
Cisco punya tim lokal di Indonesia dan sudah lebih dari 25 tahun bermitra dengan sektor pemerintah dan swasta di sini. Namun, untuk pembelian perangkat dan lisensi, perusahaan di Indonesia membeli melalui partner Cisco: perusahaan yang terdaftar di program partner Cisco dan menangani desain, penawaran, instalasi, dan dukungan.
Perlu dibedakan: PT Kreasi Utama Mandiri (KUM) adalah partner Cisco di Indonesia, bukan kantor Cisco. Jika Anda mencari “kantor Cisco Indonesia” untuk membeli produk, yang akan Anda hubungi pada akhirnya tetap partner.
Cara membeli lewat partner dan mengecek partner
Sejak Januari 2026 Cisco menjalankan Cisco 360 Partner Program. Level lama Gold, Premier, dan Select sudah dihentikan dan diganti designation baru: Cisco Partner, Cisco Portfolio Partner, dan Cisco Preferred Partner, ditambah specialization per portofolio (misalnya networking, security, atau collaboration). Untuk mengecek sebuah perusahaan, cari namanya di Cisco Partner Locator; di sana tercantum designation, specialization, dan lokasi kantornya. Jika dokumen tender Anda masih mensyaratkan “Gold Partner”, sesuaikan dengan designation yang baru.

Smart Account dan Smart Licensing
Lisensi Cisco disimpan di Smart Account, wadah lisensi milik perusahaan Anda. Smart Account dibuat oleh karyawan dengan email domain perusahaan; partner boleh membantu, tetapi akses admin partner harus disetujui pihak Anda. Di dalamnya ada Virtual Account, semacam folder untuk memisahkan lisensi per cabang atau per departemen, dan lisensi bisa dipindah antar-Virtual Account dalam Smart Account yang sama. Perangkat generasi baru seperti AP Wi-Fi 7 dan Smart Switches memakai Cisco Networking Subscription (tier Essentials atau Advantage), sedangkan perangkat Meraki memakai lisensi yang diaktifkan di Meraki Dashboard. Pastikan lisensi tercatat atas nama perusahaan Anda, bukan atas nama partner.
Garansi, kontrak support, dan RMA
Garansi bawaan berbeda per produk. Banyak switch Catalyst (misalnya Catalyst 9200, Smart Switches, dan Catalyst 1200) memakai limited lifetime warranty, sedangkan perangkat Meraki indoor (MR/CW, MS, MX) memakai garansi lifetime yang berakhir pada tanggal end-of-support produk; AP outdoor dan aksesori seperti modul SFP bergaransi satu tahun. Garansi berbeda dengan kontrak support. Sejak Juni 2025, Smart Net Total Care berganti nama menjadi Cisco Support, dengan tiga tier: Basic, Standard, dan Signature.
| Aspek | Garansi bawaan | Kontrak Cisco Support |
|---|---|---|
| Penggantian hardware | Sesuai syarat garansi produk | Hardware RMA, dengan opsi level layanan seperti NBD, 4 jam, atau 2 jam (sesuai ketersediaan lokasi) |
| Bantuan teknis (TAC) | Terbatas, tergantung produk | Akses TAC 24 jam, 7 hari, lewat online dan telepon |
| Update software | Terbatas, tergantung produk | Akses software update dan maintenance release |
| Laporan aset | Tidak ada | Inventaris aset dan laporan end-of-life |
RMA (Return Material Authorization) adalah proses penggantian unit rusak. Untuk perangkat Meraki, RMA diminta lewat Meraki Support (menu Help di dashboard) oleh admin organisasi, setelah troubleshooting dasar dilakukan; unit rusak dikembalikan setelah unit pengganti diterima. Simpan serial number dan akses admin agar proses ini tidak tertahan.
Risiko barang grey market dan bekas
Cisco mendefinisikan perangkat secondary market sebagai perangkat yang dibeli dari penjual yang bukan bagian dari jalur penjualan Cisco (partner Cisco). Menurut kebijakan Cisco, lisensi software (termasuk sistem operasi di dalam perangkat) tidak otomatis berpindah ke pemilik baru; pembeli perlu lisensi baru, garansi standar dan kontrak support tidak bisa dialihkan, dan perangkat itu baru bisa mendapat support setelah lolos inspeksi Cisco. Harga yang lebih murah di awal bisa berakhir dengan perangkat tanpa support. Bagi yang mencari perangkat bekas, Cisco menyediakan Cisco Refresh, yaitu produk remanufactured yang dijual lewat jalur Cisco.
Cisco Networking Academy di Indonesia
Cisco Networking Academy berjalan secara global sejak 1997 dan menurut Cisco telah menjangkau lebih dari 28 juta peserta di 195 negara. Di Indonesia, program ini telah melatih lebih dari 500.000 orang sejak 1998, dan Cisco menargetkan 500.000 orang lagi hingga 2030. Kurikulum dan perangkat ajarnya diberikan tanpa biaya untuk institusi pendidikan yang memenuhi syarat, sehingga kampus dan sekolah bisa memakainya sebagai bahan ajar jaringan dan keamanan siber.
Checklist sebelum membeli
- Verifikasi partner. Cek nama perusahaan dan designation-nya di Cisco Partner Locator.
- Minta penawaran dengan part number. Cocokkan part number perangkat, lisensi, dan support, bukan hanya nama produk.
- Siapkan Smart Account. Lisensi harus masuk ke Smart Account perusahaan Anda, dengan admin dari pihak Anda.
- Pastikan garansi dan support. Tanyakan masa garansi tiap produk dan tier Cisco Support yang disertakan.
- Simpan dokumen. Minta daftar serial number, lisensi, dan tanggal akhir support untuk perencanaan perpanjangan.
Perencanaan topologi untuk kantor atau data center bisa dikerjakan bersama tim Data Center & Network Design KUM.
Sertifikasi
Cisco juga dikenal lewat program sertifikasinya, yang sering dipakai perusahaan sebagai tolok ukur kemampuan engineer jaringan. Jenjangnya dimulai dari Entry, lalu Associate, Professional, dan Expert, dan dibagi per bidang teknologi seperti Enterprise, Security, Data Center, Collaboration, Service Provider, Wireless, Automation, dan Cybersecurity.

Entry: CCST
Cisco Certified Support Technician (CCST) tersedia untuk Networking, Cybersecurity, dan IT Support. Level ini cocok untuk teknisi helpdesk, staf TI baru, dan pelajar. CCST yang diraih setelah 15 Juli 2025 berlaku lima tahun, sedangkan yang diraih sebelumnya berlaku seumur hidup.
Associate: CCNA
CCNA adalah sertifikasi yang paling banyak dicari. Cukup satu ujian, 200-301 CCNA (120 menit), dengan materi dasar jaringan, network access, IP connectivity, IP services, dasar keamanan, serta otomasi dan programmability. Di level yang sama ada CCNA Automation (ujian 200-901) dan CCNA Cybersecurity (ujian 200-201), masing-masing juga satu ujian. CCNA cocok untuk admin jaringan yang mengelola switch, router, dan Wi-Fi kantor sehari-hari.
Professional: CCNP
Untuk CCNP, kandidat lulus satu ujian core dan satu ujian concentration pilihan. Contohnya CCNP Enterprise: ujian core 350-401 ENCOR, lalu satu concentration seperti ENARSI (routing lanjutan), ENSDWI (Catalyst SD-WAN), ENSLD (desain), atau ENAUTO (otomasi). Track CCNP yang tersedia adalah Enterprise, Security, Data Center, Collaboration, Service Provider, Wireless, Automation, dan Cybersecurity. Tidak ada prasyarat formal, jadi engineer bisa langsung mengambil CCNP tanpa CCNA, walaupun pengalaman lapangan tetap dibutuhkan.
Expert: CCIE dan CCDE
CCIE adalah level tertinggi untuk implementasi. Kandidat lulus ujian kualifikasi (ujian core CCNP di track yang sama, misalnya 350-401 ENCOR untuk CCIE Enterprise Infrastructure) lalu ujian lab 8 jam yang menguji kemampuan merencanakan, mendesain, mengoperasikan, dan mengoptimalkan jaringan. CCIE tersedia untuk Enterprise Infrastructure, Security, Data Center, Collaboration, Service Provider, Wireless, dan Automation. CCDE (Cisco Certified Design Expert) fokus pada desain: ujian tertulis 400-007 lalu ujian practical 8 jam berbasis skenario, termasuk menerjemahkan kebutuhan bisnis menjadi desain jaringan.
Jalur Automation, Cybersecurity, dan AI
Sejak 3 Februari 2026, sertifikasi DevNet berganti nama menjadi CCNA Automation, CCNP Automation, dan CCIE Automation; pemegang DevNet aktif otomatis diakui dengan nama baru. Jalur Cybersecurity berjenjang dari CCST Cybersecurity, CCNA Cybersecurity, sampai CCNP Cybersecurity, ditambah Cisco Certificate in Ethical Hacking. Cisco juga menawarkan Cisco AI Business Practitioner (AIBIZ), Cisco AI Technical Practitioner (AITECH), dan Cisco Meraki Solutions Specialist.
Masa berlaku dan perpanjangan
Sebagian besar sertifikasi Cisco aktif tiga tahun. Perpanjangan bisa dengan lulus ujian lagi atau mengumpulkan Continuing Education (CE) credits dari pelatihan dan aktivitas yang diakui Cisco. Untuk CCST, CE credits tidak berlaku: perpanjangannya dengan lulus ujian CCST yang berlaku, ujian level Associate, atau ujian core dan concentration yang lebih tinggi. Materi persiapan tersedia dari Cisco lewat Cisco U., kelas dengan instruktur, dan buku Cisco Press.
| Level | Masa berlaku | Perpanjangan lewat CE |
|---|---|---|
| Entry (CCST) | 5 tahun (diraih setelah 15 Juli 2025) | Tidak bisa; lulus ujian yang berlaku |
| Associate (CCNA) | 3 tahun | 30 CE credits |
| Professional (CCNP) | 3 tahun | 80 CE credits |
| Expert (CCIE, CCDE) | 3 tahun | 120 CE credits |
Nilai sertifikasi bagi perusahaan
Bagi perusahaan pengguna, sertifikasi berguna sebagai standar kompetensi tim internal dan sebagai bahan menilai engineer partner. Di program partner Cisco, designation Cisco Preferred Partner mensyaratkan kemampuan yang didukung sertifikasi teknis tingkat lanjut, sehingga sertifikasi engineer ikut menentukan designation sebuah partner. Saat menerima penawaran proyek, wajar menanyakan siapa engineer yang akan mengerjakan dan sertifikasi apa yang dimilikinya. Saat merekrut, cocokkan track dengan pekerjaan: CCNA atau CCNP Enterprise untuk LAN dan WAN, CCNP Security untuk firewall dan akses, CCNP Data Center untuk Nexus dan UCS. Daftar terbaru ada di halaman sertifikasi Cisco.
Kesimpulan
Cisco adalah perusahaan jaringan dan keamanan asal Amerika Serikat yang berdiri pada 1984 dan berkembang dari router menjadi portofolio yang luas: switch Catalyst, perangkat Cisco Meraki, router dan SD-WAN, firewall, Webex, Splunk, sampai Nexus dan server UCS. Di Indonesia, pembelian dilakukan lewat partner, jadi pastikan partner terverifikasi di Partner Locator, lisensi masuk ke Smart Account perusahaan Anda, dan garansi serta tier Cisco Support tercatat jelas. Untuk tim internal, sertifikasi CCNA sampai CCIE membantu menyusun standar kompetensi.
FAQ
Cisco perusahaan apa?
Cisco (Cisco Systems, Inc.) adalah perusahaan teknologi yang membuat perangkat dan software jaringan, keamanan siber, kolaborasi, observability, dan server data center. Produk yang paling dikenal adalah switch, router, dan access point.
Cisco dari negara mana?
Cisco berasal dari Amerika Serikat dan berkantor pusat di sana. Perusahaan ini berdiri pada 1984 dan memiliki tim di banyak negara, termasuk Indonesia.
Apa beda Cisco dan Meraki?
Meraki adalah merek milik Cisco sejak 2012. Bedanya ada di cara pengelolaan: perangkat Meraki dikelola dari cloud lewat Meraki Dashboard, sedangkan perangkat Catalyst umumnya dikelola secara on-premise (CLI, Catalyst Center). Beberapa switch Catalyst dan semua access point Wi-Fi 7 kini juga bisa dikelola dari Meraki Dashboard.
Bagaimana membeli produk Cisco di Indonesia?
Melalui partner Cisco. Verifikasi partner di Cisco Partner Locator, minta desain dan penawaran lengkap dengan part number, pastikan lisensi didaftarkan ke Smart Account perusahaan Anda, lalu pastikan garansi atau kontrak Cisco Support aktif.
Apakah barang Cisco bekas bisa mendapat support?
Tidak otomatis. Menurut kebijakan Cisco, lisensi software dan kontrak support tidak berpindah ke pemilik baru. Perangkat dari secondary market perlu lisensi baru dan harus lolos inspeksi Cisco sebelum bisa mendapat support.
Tertarik dengan Cisco Systems? PT Kreasi Utama Mandiri adalah partner Cisco Systems di Indonesia.
Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan informasi produk, konsultasi teknis, dan penawaran harga terbaik.


